Saturday 21st July 2018

Ada Apa Dengan BNNP Kalsel Dan Wanita Asal Jakarta Ini

Kepala BNNP Kalsel, Brigjen Marsauli Siregar saat menyampaikan pernyataan pers terkait ditangkapnya pelaku penyedulup sabu asal Batam.

BANJARMASIN, SB – Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimatan Selatan mengamankan dua perempuan pelaku penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 500 gram pada Minggu (23/7) lalu.

Disampaikan Kepala BNNP Kalsel, Brigjen Marsauli Siregar dalam pernyataan pers, Selasa (25/7) kemarin, modus penyelundupan yang digunakan pelaku dengan cara mengemasnya dalam plastik transparan; dua kemasan berukuran kecil yang diletakkan di dalam BH di antara payudara, dan satu kemasan ukuran sedang disimpan di dalam celana dalam.

“Sabu yang disita sebagai barang bukti sebanyak tiga kantong seberat 500 gram,” ujar Brigjen Marsauli Siregar yang didampingi Kepala Bidang Penindakan AKBP Edy.

Terkait kronologis penangkapan pelaku, Marsauli Siregar memaprkan, pelaku bernama Ardiani alias Ani, perempuan asal Jakarta ini dilakukan petugas  tak lama setelah tiba di Bandara Syamsudin Noor dengan pesawat Garuda Indonesia Airways.

Lebih lanjut disampaikan dia, beberapa hari sebelumnya petugas BNNP Kalsel menerima informasi akan adanya pengiriman barang haram tersebut dari Kota Batam ke Banjarmasin via pesawat yang dibawa dua orang perempuan.

Berangkat dari Batam, kedua pelakulolos dari pemeriksaan keamanan di tiga bandara sebelumnya. Hal itu menurut Marsauli, lantaran modus yang digunakan kedua pelaku terbilang jarang dilakukan, yakni dengan menyembunyikannya di antara payudara dan alat vitalnya. “Keduanya merupakan sindikat Aceh – Batam – Banjarmasin,” ucapnya.

Karena itu pelaku pelaku dijerat pasal 132 (1) Jo 114 (2) subsider pasal 132 (1) Jo 112 (2) UU 35/ 2009 dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun, maksimal 20 tahun hingga hukuman seumur hidup dan hukuman mati, dan denda maksimal Rp10 Miliar. (din/to)

No Responses

Tinggalkan Balasan