Saturday 21st July 2018

Puskesmas Martapura 1 Ujicoba Sikda Generik Bridging P-Care JKN

APLIKASI – Ujicoba penggunaan aplikasi Sikda Generik Bridging P-Care JKN di Puskesmas Martapura 1.

MARTAPURA,SB – Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar terus berupaya menerapkan standarisasi sistem informasi kesehatan pada pelayanan kesehatan masyarakat. Salah satu yang dilakukan adalah dengan penerapan aplikasi Sikda Generic Bridging P-Care Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Ujicoba aplikasi dilaksanakan di Puskesmas Martapura 1, Kelurahan Tanjung Rema Darat, Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar belum lama tadi. Puskesmas Martapura 1 merupakan puskesmas pertama di Kalsel yang menerapkan aplikasi tersebut.

Menurut Lisda, Tim IT BPJS yang mendampingi petugas di puskesmas saat melakukan ujicoba mengatakan, Sikda Generik diharapkan bisa terhubung dengan aplikasi P-Care JKN sehingga puskesmas tidak perlu lagi melakukan input ulang data pasien.

Diharapkan pula, penggunaan Sikda Generic Birdging P-Care JKN ini akan diperoleh data dan informasi kesehatan yang akurat, tepat, dan cepat. “Ketersediaan data yang akurat tentu akan menunjang pengambilan keputusan atau kebijakan bidang kesehatan di daerah,” ujar Lisda.

Terkait penerapan aplikasi teranyar bidang kesehatan itu, Ikhwansyah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar mengatakan, Kabupaten Banjar yang pertama menerapkan aplikasi Sikda Generik Bridging P-Care di Kalimantan Selatan.

Dengan penerapan apliaski ini diharapkan membawa perubahan yang besar dalam peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Ini juga dapat menjadi terobosan dalam pemecahan permasalah data kesehatan selama ini,” kata Ikhwansyah.

Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan, Dedi Kurniadi menyampaikan, penerapan Sikda Generik di Puskesmas Martapura 1 merupakan tindak lanjut dari pembelajaran ke pusat data dan Informasi Kementerian Kesehatan beberapa waktu lalu.

Kedepannya, ujar Dedi, direncanakan seluruh puskesmas akan menggunakan sikda berbasis komputer, online maupun offline. “Tahun 2017 ini direncanakan dua puskesmas yang menggunakan Sikda Generik online dan tiga  puskesmas offline,” ungkapnya (hum/to)

No Responses

Tinggalkan Balasan