Tuesday 17th July 2018

Bom Tas Gegerkan Banjarmasin

SUARABANUA.COM, BANJARMASIN – Ruas Jalan S Parman Kecamatan Banjarmasin Utara, Kalimantan Selatan  mendadak macet. Kemacetan ini bukan dipicu akses lalu lintas yang padat, namun disebabkan temuan sebuah tas yang mencurigakan tergelatak di depan toko distributor Kalselteng filter Jimco, sekitar pukul 10.30 Wita. Hingga pukul 13.30 Wita, Selasa (11/4/2017).

Tas warna hitam dan di atasnya terdapat kaleng oli itu dikhawatirkan berisi bom dengan daya ledak yang cukup tinggi. Makanya, aparat kepolisian langsung memasang garis polisi dengan radius yang cukup lebar.

Penemuan tas hitam yang mencurigakan itu langsung dilaporkan  Amir Rettob, warga Jalan Pramuka Komplek Rahayu Pembina II Nomor 03 RT 23 RT 003, Kelurahan Sungai Lulut, yang pertama kali melaporkan tas yang mencurigakan itu ke pihak kepolisian.

“Sekitar pukul 10.00 Wita, anak buah saya melaporkan ada tas yang ditaruh di depan toko yang memang kosong. Saya pun meminta mereka agar tak mengutak-atik tas itu, takutnya kalau berisi bom,” ujar Amir.

Laporan Amir Rettob langsung direspon kepolisian, hingga mengontak tim penjinak bom dari Brimob Polda Kalsel yang datang ke lokasi. Sementara, akses Jalan S Parman arah menuju pusat kota Banjarmasin langsung ditutup kepolisian. Arus jalur lalu lintas langsung dialihkan demi menjaga keamanan dan jarak yang aman bagi warga atau pelintas jalan.

Menurut Amir, ada satu kayu dan kompor yang menancap di tas itu, sehingga agar tak terjadi apa-apa, warga langsung dilarang untuk menyentuhnya. “Ada polisi yang mengantar tahanan langsung saya setop  dan melaporkan temuan barang yang mencurigakan di depan toko itu,” tandasnya.

Sampai berita ini tertulis Aparat kepolisian dari Polsekta Banjarmasin Tengah, Polresta Banjarmasin, dan Polda Kalsel mengamankan lokasi dan mensterilkan dari warga agar tak mendekat ke lokasi. (din/rad)

No Responses

Tinggalkan Balasan