Saturday 21st July 2018

Tersangka Pengeroyokan Rizky Dikenakan Pasal Berlapis – Polisi Tetapkan 3 Tersangka

AKBP Kuku Probowo Kapolres Banjar (kiri) memberikan keterangan tentang status tersangka pengeroyokan (Foto: Istimewa)

MARTAPURA, SB – Setelah memeriksa semua saksi dan tersangka dalam kasus pengeroyokan dalam Lapas Anak (LPA) Klas II Martapura  Kabupaten Banjar, pihak kepolisian akhirnya menetapkan beberapa tersangka yang terlibat dalam kasus ini, Senin (6/3).

Pengeroyokan yang mengakibatkan tewasnya M Rizky (17) warga Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar pada Sabtu (3/4) sekitar pukul 18.15 Wita.

Pihak kepolisian menetapkan 3 tersangka dari 4 Anak Didik Pemasyarakatan (Andikpas) yang diamankan usai kejadian. Yakni Mrc 17 warga Banjarmasin, Ads 17 warga Banjarbaru, Mr 17 warga Rantau.

Kapolres Banjar AKBP Kuku Probowo mengungkapkan, setelah melakukan pemeriksaan pada beberapa orang saksi dan tersangka. Selanjutnya pihaknya langsung melakukan penetapan tersangka.

“Hasil penyelidikan dari Reskrim, Kami menetapkan tidak tersangka yaitu Mrc, Mr, dan Ads. Sedangkan Mrs tidak terlibat,” ujarnya menjelaskan saat dikonfirmasi.

Sedangkan untuk ketiga tersangka, pihak kepolisian mengenakan pasal 170 pengeroyokan, penganiayaan dan UU No.35/2014 tentang perlindungan anak pasal 40 dengan ancaman hukuman 12 sampai 15 tahun.

Dalam pengeroyokan tersebut lanjutnya, semua tersangka hanya menggunakan tangan kosong dan tidak ada senjata tajam yang digunakan. Untuk keamanan dan ketertiban Lapas. Kapolres telah mengarahkan 5 anggota kepolisian 2 polwan dan 3 polisi untuk menjaga  dan memeriksa setiap hari waktu berkunjungnya tamu.

Adapun kronologis kejadian, berawal saat dibukanya pintu tahanan menjelang salat Magrib berjamaah. Saat itu Mrc yang diberi tugas sebagai tahanan pendamping (tamping) mengajak korban yang baru 2 bulan itu untuk bersiap-siap melaksanakan salat magrib bersama. Namun korban menolak ajakannya.

Mrc merasa rizky yang kasusnya curanmor itu sombong dan susah diatur. Lalu Mrc mengajak Rizky keluar menuju taman bermain disekitar Lapas diikuti tiga temannya Mr, Ads dan Mrs.

Pada saat itulah terjadi pengeroyokan terhadap Rizky. Dalam waktu lima menit pengeroyokan berlangsung. Mrs berusaha melerai agar tidak terjadi pertengkaran.

Awalnya bermaksud hanya ingin memberi teguran, malah mengakibatkan Rizky pingsan. Lalu Mrs meminta bantuan kepada kawan-kawannya sesama Andikpas untuk membawanya ke ruang kesehatan Lapas.

Sesampainya di ruang kesehatan para tim medis berusaha untuk menyadarkan Rizky, namun ternyata Rizky sudah tidak bernyawa lagi.

Akibat kejadian tersebut pihak Lapas telah menyerahkan kasus tersebut ke Polres Banjar untuk menyelidiki dan melakukan pemeriksaan. (SB-08/SB-01)

No Responses

Tinggalkan Balasan