Saturday 21st July 2018

Ini Alasannya LSM Laporkan Dugaan Korupsi PD PBB

Pasar Batuah Martapura (foto: rynari.wordpress.com)

MARTAPURA – Keprihatinan kinerja ini mencurigakan lembaga swadaya masyarakat di Kabupaten Banjar, salah satu LSM Pemantau Kinerja Aparatur Penegak Hukum (PKAPH) Kalsel. Lembaga ini menilai ada dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh manajemen Perusahaan Daerah (PD) Pasar Bauntung Batuah (PBB) saat ini.

“Hari ini kami laporkan ke Jaksa tentang dugaan tindak pidana korupsi. Kami menduga ada penyimpangan yang dilakukan,” kata Koordinator Perwakilan Banjar LSM PKAPH Kalsel Aliansyah, kemarin (1/3) petang seusai menyerahkan laporan ke Kejaksan Negeri Banjar.

Menurut Aliansyah, sejak didirikan pada 2011 Pemkab Banjar adalah pemegang saham 100 persen DP PBB. Atas dasar LHP BPK RI Tahun 2013 tadi, investasi permanen berjumlah Rp5.661.329.760. Sedangkan pada 2014 ada penambahan nilai dengan total aset Rp872.466.259.717. Namun pada 2015, investasi permanen berkurang Rp1.945.638.787 dengan nilai terakhir RP 870.521.620.929.

Bahkan sejak 2014 – 2015 tidak ada memberikan kontribusi keuntungan bagi daerah sebagai pemegang saham. Seharusnya PD PBB memberikan keuntungan 55 persen dari hasil bersih keuntungan PD PBB. Hasil kerja yang tidak menghasilkan ini patut diduga ada tindak pidana korupsi dengan memperkaya diri sendiri atau orang lain. ”Ada potensi kerugian kurang lebih Rp5 milyar, ini yang harus dikejar,” ujarnya.

Sedangkan Kajari Banjar Slamet Wiyanta melalui Kasi Pidsus Budi Mukhlish belum menerima laporan tersebut. Surat laporan itu biasanya masuk ke meja Kajari Banjar dan biasanya dilanjutkan ke Intel untuk menindaklanjuti laporan tersebut.(SB-06/SB-01)

No Responses

Tinggalkan Balasan