Saturday 21st July 2018

Hmm… Ini Penyebabnya Harga Cabai Mahal

Gatot Harianto, SE, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin (istimewa)

BANJARMASIN, SB-  Harga bahan pokok sampai awal bulan ini diperkirakan masih stabil, hal tersebut berdasarkan pantauan dan monitoring Dinas Perindustrian dan Perdagangan (DISPERINDAG) kota Banjarmasin.

Walaupun pada awal tahun lalu harga sembako sempat mengalami kenaikan, namun setelah itu harga sembako kembali stabil dan tidak lagi mengalami kenaikan.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin, Gatot Harianto, SE menjelaskan, dari hasil dari monitoring harga bahan pokok sampai pada 1 Maret 2017 masih tetap sama dan tidak ada kenaikan.

Kecuali pada komoditas cabai,  dari awal tahun sudah naik mencapai angka 140.000 – 150.000 per kg. “Harga bahan pokok cenderung aman dan tidak ada kenaikan kecuali cabai,” ujarnya.

Gatot menyebutkan, salahsatu penyebab harga cabai masih bertahan tinggi adalah faktor cuaca. Karena cabai di kota Banjarmasin ini kebanyakannya dari pulau Jawa dan Sulawesi.

“Karena cabai lokal kita tidak mencukupi kebutuhan konsumen, sehingga penjual mendatangkan dari luar daerah. Pengirimannya juga melalui laut, makanya cuaca buruk dan ombak besar menyebabkan terhambatnya pengiriman cabai tersebut,” ujarnya, kepada Suara Banua.

Selain itu, diperkirakan ada kemungkinan harga daging akan naik menjelang peringatan-peringatan hari besar keagamaan seperti Isra’ Mi’raj.Namun kemungkinan besar harga bahan pokok cenderung aman dan tidak ada lonjakan kenaikan yang besar kecuali pada komonditas-komonditas tertentu.

“Yang menjadi kekhawatiran kami, justru pada bahan-bahan pertanian yang masih ketergantungan dari luar pulau, itu tidak bisa diperkirakan apakah naik atau justru malah sebaliknya.Karena tergantung cuaca.”  (SB-09/SB-10/SB-01)

Berikut Tabel Harga Bahan Pokok yang di ambil dari hasil tim monitoring Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin :

 

No. Bahan Pokok Satuan Hrg. Kemarin
(Rp)
Hrg. Terkini
(Rp)
Perubahan
(Rp)
Perubahan
(%)
Beras
1. Beras Unus Rp./liter 11.000 11.000 0 0,00
2. Beras Karang Dukuh Rp./liter 10.000 10.000 0 0,00
Tepung
1. Terigu Segitiga Biru Rp./kg 8.500 8.500 0 0,00
2. Terigu Curah Rp./kg 6.500 6.500 0 0,00
Telur
1. Telur Ayam Ras Rp./butir 1.300 1.300 0 0,00
Ikan
1. Ikan Gabus Hidup (Haruan) Rp./kg 55.000 55.000 0 0,00
2. Ikan Gabus Asin (Haruan) Rp./kg 75.000 75.000 0 0,00
Minyak Goreng
1. Minyak Goreng Curah Rp./liter 12.000 12.000 0 0,00
2. Bimoli Rp./liter 16.000 16.000 0 0,00
Gula Pasir
1. Gula Pasir Curah Rp./kg 13.000 13.000 0 0,00
2. Gulaku Rp./kg 16.000 16.000 0 0,00
Cabai
1. Cabai Rawit Hiung/Lokal Rp./kg 140.000 140.000 0 0,00
2. Cabai Rawit Tiung/Biasa Rp./kg 125.000 130.000 5000 4,00
3. Cabai Merah Rp./kg 14.000 14.000 0 0,00
Daging
1. Daging Ayam Ras Rp./kg 30.000 30.000 0 0,00
2. Daging Bebek Rp./ekor 45.000 45.000 0 0,00
3. Daging Sapi Rp./kg 125.000 125.000 0 0,00
Bawang
1. Bawang Merah Rp./kg 35.000 35.000 0 0,00
2. Bawang Putih Rp./kg 35.000 35.000 0 0,00
3. Bawang Prei Rp./kg 25.000 25.000 0 0,00
Sayur
1. Kentang Rp./kg 16.000 16.000 0 0,00
2. Kol Rp./kg 10.000 9000 1000 -10,00
3. Wortel Rp./kg 16.000 16.000 0 0,00

 

 

 

 

No Responses

Tinggalkan Balasan