Tuesday 21st August 2018

Akun Instagram Humas Polres Banjar Dipalsukan

– Ditemukan Konten Mengadu Domba Polres Banjar dan Banjarbaru

 

SUARA BANUA.COM,MARTAPURA – Akun instagram Humas Polres Banjar dobel, ternyata salah satunya palsu, sengaja dibuat oknum yang sengaja membuat keruh. Pengendali akun palsu dan mengatasnamakan Polres Banjar itu sempat menerbitkan konten yang beraroma adu domba dan pencemaran nama baik tokoh masyarakat.

Akun baru tapi palsu tersebut baru diikuti sekitar 42 pengguna Instagram dan mengirim 6 foto atau unggahan yang sangat tendensius, fitnah, dan menebar kebencian. Akun baru ini lahir karena alasan akun lama rusak dan mengajak masyarakat meninggalkan akun asli yang memiliki 1861 follower tersebut.

Kapolres Banjar AKBP Takdir Mattanete melalui Wakapolres Kompol Ajie Lukman Hidayat menegaskan, upaya pencemaran nama baik para tokoh agama dan tokoh masyarakat terjadi di akun tersebut. Bahkan, dalam postingan akun palsu itu juga berupaya mengadu-domba antara Polres Banjar dan Banjarbaru.

“Kami tidak diam, akan diusut terus sampai ketemu pelaku pembuat akun palsu yang sangat meresahkan masyarakat,” kata Ajie Lukman Hidayat, kemarin di Mapolres Banjar.
Ajie Lukman berjanji mengusut kasus tersebut, Polres Banjar telah minta bantuan Polda Kalsel melakukan Counter Opini begitu munculnya akun Instagram palsu tersebut. Aji menambahkan, kini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengusut peristiwa dibalik semua ini.

“Perlu diketahui, kini kami tengah melakukan koordinasi dengan tim Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Kalsel untuk mengetahui siapa pelakunya dan dimana keberadaannya. Kita tunggu saja tanggal mainnya,” imbuh Aji Lukman.
Bisa saja pelaku dijerat hukum sesuai UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dengan ancaman hukuman paling lama enam tahun kurungan penjara. Disamping itu, Ajie Lukman juga mengimbau masyarakat lebih berhati-hati menanggapi isu-isu yang belum jelas asal-usulnya.

“Jadi, hanya satu akun Humas Polres Banjar, kalau ada yang buat baru, itu palsu,” pungkasnya.(MAD/RAH)

No Responses

Tinggalkan Balasan