Sunday 20th May 2018

Seleksi Naga Intan Nuansa Islami

 

SUARA BANUA.MARTAPURA–Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banjar kembali menggelar pemilihan Nanang dan Galuh Banjar untuk wilayah Kabupaten Banjar. Ada yang berbeda pada pemilihan Nanang dan Galuh Banjar tahun ini, yakni lebih bernuansa Islami.

Sebanyak 81 anak muda asli Kabupaten Banjar mengikuti seleksi Nanang Galuh Tahun 2018 di Aula Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banjar, Rabu (18/4) siang.Selama 2 hari, calon duta wisata menjalani tahapan seleksi tersebut.Dari 81 peserta, 37 adalah pria dan sisanya perempuan berjumlah 44 orang.

Sekteraris Disbudpar Aidy Hikmatullah menerangkan, audisi Nanang Galuh Kabupaten Banjar 2018 dilaksanakan mulai 18-19 April, dan di hari kedua hasilnya langsung diumumkan.

Calon duta wisata Banjar tersebut harus menjalani tes tertulis dan wawancara.

Sedangkan tes wawancara dibagi dalam 6 bidang meliputi keagamaan, pariwisata, kepribadian, pemerintahan, kebudayaan, dan bahasa asing.

Adapun tes wawancara, peserta langsung bertatap muka dengan dewan juri yang berkompeten dengan bidang masing-masing, tiap calon diberikan waktu sekitar 5 menit untuk menjawab pertanyaan.

“Hari kedua tes dilanjutkan untuk melihat kemampuan bakat satu persatu peserta. Tiap calon hanya mendapat waktu 3 menit untuk memperkenalkan diri dan menampilkan kemampuan bakat yang mereka miliki,” tegasnya.

Finalis Nanang dan Galuh Banjar 2018 akan diambil 8 orang saja. Mereka inilah yang berhak mengikuti proses karantina dan menjadi finalis dalam Grand Final Pemilihan Nanang Galuh Kabupaten Banjar Tahun 2018.

Rencananya, grand final digelar di Guest House Wisma Sultan Sulaiman Martapura pada 30 April mendatang.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banjar.  Haris Rifani, juga menerangkan kenapa memilih tema bernuansa Islami, maksudnya adalah memilih Nanang dan Galuh Banjar yang berkepribadian luhur, sesuai dengan norma agama Islam, berawawasan luas, mempertahankan nilai-nilai budaya, adat istiadat dan agama.

Diharapkannya, dapat mengembangkan kebudayaan dan pariwista di Kabupaten Banjar, sesuai dengan visi Kabupaten Banjar yang sejahtera dan barokah dan misi Kabupaten Banjar yang pertama yaitu meningkatkan pengamalan ajaran agama dan suasana kehidupan beragama, sesuai dengan karakteristik masyarakat sebagai Kota Serambi Mekkah.

“Peserta akan diminta menampilkan bakat yang mereka kuasai, akan sangat bagus jika memiliki bakat yang bernuansa Islami. Dan terpenting mereka nantinya bersedia untuk menjalankan tugas sebagai duta wisata selama 1 tahun,” jelasnya.(*)

No Responses

Tinggalkan Balasan