Tuesday 21st August 2018

Paman Birin Buka Rakor Sosialisasi Karhutla

BANJARBARU, SUARABANUA>COM  – Sebagai upaya memaksimalkan pencegahan dan penanggulangan bencana kabut asap kebakaran hutan dan lahan Pemerintah Provinsi Kalsel melalui BPBD menggelar Rapat Koordinasi Sosialisasi Sinergis Pemda,TNI,Polri, Masyarakat yang di buka lansung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di aula Idham Khalid Kantor Setdako Gubernurnya Kalsel Jalan Drama Trikora Banjarbaru Kamis 29/3.

Rakor yang digelar selama satu hari itu dihadiri Plh Sekda Provinsi Kalsel Sahriyansyah, Plh.Danrem 101/ Ant Kolonel Kav Harfudfin Daeng,Kaorops Polda Kalsel Kombespol Budi Sapto,Dandim 1006/ Mtp Letkol Inf Muchammad Ghoffar Ngismangil S sos,Ka BPBD Provinsi Kalsel Wahyudin, Ka BMKG Provinsi Kalsel Goeroh Tjiptanto,Forkopimda para Komandan satuan TNI Polri,perwakilan Kepala Daerah,Perusahaan hak guna lahan perkebunan,Daramil,Polsek, serta Camat.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam arahannya, mengatakan rakor yang digelar merupakan langkah awal sekaligus antisipasi dini dan kesiapsiagaan dalam menghadapi musim kemarau tahun 2018 ini.

Dijelaskan orang nomor satu di Provinsi Kalsel juga mengapresiasi tiga trisula TNI,Polri, Pemerintah sebagai andalan dan ujung tombak kesiapsiagaan menghadapi musibah karhutla.Hari ini mensosialisasikan dahulu tentang bencana asap dan karhutla, dalam waktu dekat di bulan April kita akan gelar pasukan Karhutla selanjutnya dibulan Mei akan menetetapkan siaga Darurat Karhutla.

“Selama rentang waktu tersebut, kami berharap seluruh komponen di Kabupaten dan kota Sekalimamtan selatan, hendaklah selalu tetap siaga dan tanggap terhadap kemungkinan terjadinya karhutla. Mari jadikan daerah ini bebas asap tahun 2018, khusus perusahaan apabila terjadi Karhutla segera mengambil langkah sigap dengan segera koordinasikan untuk langkah penanggulangan,” tegas Paman birin.

Kolonel Kav Harfuddfin Daeng Plh Danrem 101/Ant dalam pemaparannya juga menegaskan bahwa TNI dalam lingkup jajaran Korem 101 Antasari melalui Kodim hingga Koramil dan Babinsa diwilayah sudah memulai antisipasi Karhutla ,selain membina masyarakat juga melakukan patroli gabungan bahkan di Koramil sudah kita mintakan membuat Posko Karhutla.

“Kami juga mempunyai Pola Konsep Operasi dalam Penanggulangan Bencana Alam yaitu Pola Operasi pencegahan dan penindakan dimana sebelum melakukan penindakan cari,temukan dan padamkan api,” jelasnya.
Terlebih dahulu menghimbau dan Sosialisasi dengan melarang membuka dan membersihkan lahan dengan cara membakar, kalau ada kita temukan dan terbukti warga membakar akan ada sangsi.

Untuk itulah saya mengingatkan dan berharap setelah melalui Rakor ini meminta kepada Koramil,Polsek dan Camat segera melakukan Rakor kecamatan, desa, dan mengaktifkan kembali posko siaga darurat penanggulangan karhutla.ucapnya

Dandim 1006/ Mtp Letkol Inf Muchammad Ghoffar Ngismangil S sos dijumpai usai acara tersebut menuturkan bahwa Koramil-05/ Kri,Koramil-07/Bjb dan Koramil-12/ La sudah mendirikan Pos Karhutla bersama aparat kewilayahan.

“Dengan segera kami akan melakukan sosialisasi dan himbauan di enam wilayah desa binaan Koramil yang rentan Kebakaran,kami akan selalu menampau titik api wilayah dengan melaksanakan patroli gabungan dan koordinasi petugas dilapangan,” pungkasnya. (syd)

No Responses

Tinggalkan Balasan