Friday 22nd June 2018

KNPI Birukan Banjarbaru, Ada Apa?

 

Banjarbaru, suarabanua.com – Kota Banjarbaru membiru, terlihat di sepanjang jalan Ahmad Yani wilayah Banjarbaru berkibar bendera Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang pada hari ini, Sabtu (10/03) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) KNPI Kota Banjarbaru melangsungkan Pelantikan pengurus untuk Periode 2017 -2020.
Pelantikan DPD KNPI Kota Banjarbaru yang berlangsung di Taman Kota Van Der Pijl, dihadiri Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani, Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan, Ketua DPRD Kota Banjarbaru AR Irwansyah, Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Provinsi Kalimantan Selatan, Kapolres Kota Banjarbaru AKBP Kelana Jaya, Dandim 1006/Martapura Letkol Inf Muhammad Ghaffor N. dan seluhur Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemerintah Kota banjarbaru serta pimpinan OKP yang berkiprah di Banjarbaru dan Pimpinan DPC Partai Politik.
Ketua Pelaksana Pelantikan DPD KNPI Dana Wanahdie dalam laporannya menyampaikan, bahwa pada acara pelantikan DPD KNPI Kota Banjarbaru Periode 2017-2020 mengusung tema Menuju Pemuda Banjarbaru yang Berkarakter dan Berinovasi, pelantikan ini juga memiliki beberapa rangkaiaan acara diantaranya, upacara Pelantikan DPD KNPI Kota Banjarbaru, Louncing Website KNPI Kota Banjarbaru dan penandatangan MoU antara DPD KNPI Kota Banjarbaru dengan Balai Latiahan Kerja Provinsi Kalimantan Selatan, pengembangan dan pembelajaran Bahasa Korea.
Dalam pelantikan tersebut, ada 60 orang Pengurus DPD KNPI Kota Banjarbaru, berasal dari perwakilan OKP yang berkiprah di wilayah Banjarbaru. Pengurus dilantik langsung oleh Ketua KNPI Provinsi Kalimantan Selatan Pajrul Rahman, yang juga baru terpilih pada Musyawarah Daerah ke XII bulan pebruari kemarin di Kabupaten Tabalong kota Tanjung sebagai Ketua KNPI Kalsel.

Ketua DPD KNPI Kota Banjarbaru Edy Almiansyah Jaya dalam sambutannya setelah usah upacara pelantiakan menyampaikan, bahwa keberadaan pemuda yang duduk menjadi pengurus DPD KNPI adalah orang-orang hebat yang tidak terlepas dari jasa para senior terdahulu yang telah membimbing dan memberikan pelajaran kepada pemuda yang sekarang.
“kita akan terus menjalin dan menjaga hubungan dengan para senior terdahulu yang telah berjasa memberikan bimbingan dan pelajaran kepada kami para pemuda,” ujar sambutan seorang Doktor yang akrab disapa bung Edy.
Ia melanjutkan, sampai hari pelantikan ini juga tidak terlepas dari Suport dan dukungan Pemerintah Kota Banjarbaru bersama Walikota Banjarbaru yang terus membimbing dan memberikan masukan serta motivasi kepada KNPI untuk bisa berinovasi.
DPD KNPI Kota Banjarbaru dalam acara pelantikan juga melakukan louncing Website www.knpibanjarbaru.com, dimana website tersebut adalah wadah untuk para OKP mempublikasikan tulisan atau setiap kegiatan yang mereka laksanakan. Tidak hanya itu, KNPI Banjarabaru juga mnenggandeng sejumlah media cetak dan online untuk membantu menyebarkan kepada masyarakat luas perihal berita-berita atau kegiatan yang dilakukan oleh pemuda banjarbaru, tambahnya.
Dalam menyikapi Korean POP yang saat ini mewabah kepada para anak-anak dan pelajar bahkan pemuda banjarbaru, DPD KNPI juga menyikapinya dengan melakukan MoU dengan Balai Latihan Kerja provinsi Kalimantan Selatan untuk memberiakn pelajaran dan pelatihan berbahasa korea.
“kalua di daerah lain mereka memiliki kampung inggris, maka kita dibanjarbaru akan memiliki Kampung korea, dimana nanti kita akan membuat kampung korea untuk menarik minat masyarakat dan wisatawan yang datang ke Banjarbaru belajar berbahasa korea dan melihat masyarakat di kampung itu nanti kesehariannya menggunakan bahasa korea,” jelasnya.
Melihat dan menyaksikan, senergitas harmonis DPD KNPI Kota Banjarbaru Bersama pemerintah Kota Banjarbaru membuat Ketua KNPI Kalsel Pajrul Rahman iri. Yang mana ia mengungkapkan, masih banyak Kabupaten atau Kota yang tidak tahu menahu dengan keberadaan para pemuda di daerahnya.
“saya pernah menyakan kepada mereka yang bekerja di kepemerintahan, banyak yang kurang mengetahui tentang KNPI, bahkan ada yang tidak tahu sama sekali,” ungkapnya dalam sambutan pada acara plantiak DPD KNPI Banjarbaru.
Perihal lain, Pajrul juga menyampaikan keresahan yang saat ini menyebar di masyarakat tentang adanya dualisme KNPI. Ia membantah, bahwa di tubuh KNPI tidak ada dualisme, yang ada hanyalah orang orang yang ingin memecah belah para pemuda.
“saya katakana tidak ada dualisme di tuhuh KNPI, yang ada hanya ada orang-orang yang ingin memecah belah pemuda, ada sekelompok pemuda yangmendirikan nama yang mirip dengan KNPI yaitu DPP KNPI,” pungkasnya,
Pajrul berharap, seluruh DPD KNPI yang ada di kalimantan selatan bisa menjaga sinergitas dengan pemerintah,” dan saya juga memohon kepada pak walikota, untuk misa mengayomi dan membimbing para pemuda,” harapnya.
Walikota Banjarbaru dalam stadium generalnya menyampaikan, peran pemuda di kota Banjarbaru sangat besar, terbukti dengan beberapa era pemuda, baik dalam sejarah terbentuknya banjarbaru sebagai kota atministrasi hingga terbentuknya banjarbaru sebagai salah satu kota yang sah berdiri di wilayah provinsi kalimantan selatan.
Berhasilnya Banjarbaru memperoleh status kota setelah menyandang status kota administratif terlama di Indonesia, 23 tahun, sungguh merupakan momen Banjarbaru memasuki era baru. Adalah DPRD Kota Banjarbaru melalui pemilihan wali kotanya, memilih Rudy Resnawan sebagai wali kota pertama Kota Banjarbaru, menggantikan Fakhrulli sebagai wali kota transisional.
Sekalipun gerak pembangunan “sesungguhnya” dimulai ketika Rudy menjabat wali kota, gagasannya sudah dicanangkan seiring dengan umur Banjarbaru. Artinya, setiap wali kota, aparat, dan masyarakat telah “berperan” sesuai visi dan kiprahnya masing-masing. Bahwa, Banjarbaru tampak ke permukaan begitu-begitu saja dalam umurnya hampir setengah abad, itu soal lain. Tapi, sejak statusnya berubah menjadi kota, pengenjotannya terlihat lebih serius dan kencang
“masyarakat sangat apresiatif dengan apa yang dilakukan oleh para pemudah, karena memang, kota Banjarbaru para pemuda memiliki andil yang sangat besar di tengah masyarakat, baik dalam hal pelayanan. Saya pun dan pa jaya pada saat kampanye dulu membawa nama pemuda dengan jargon yang anum yang melayani, dan ternyata masih sangat laku ditengah masyarakat kita banjarbaru, artinya masyarakat pun mendukung dengan apa yang dilakukan oleh para pemuda,” kata Nadjmi.
Walikota juga mengapresiasi trobosan yang dilakukan oleh KNPI Banjarbaru yang melakukan MoU dengan BLK Kalsel dan rencana membentuk kampung korea sebagai tepat untuk belajar berbahasa korea.
“saya sangat mengapresisi inovasi DPD KNPI, baik itu website maupun rencana pembentukan kampung korea. pemko akan membuka seluas-luasnya kepada para pemuda yang ingin berinovasi, kita akan siap melayani dan kiat berikan dukungan penuh, apalagi mengingat banjarbaru yang dirancang menjadi pusat kota Kalimantan Selatan, menjadikan tantanngan besar yang harus dilakukan oleh para pemuda,” pungkasnya. (syd)

No Responses

Tinggalkan Balasan