Sunday 22nd July 2018

Intai Dua Hari, Dishut Kalsel Tangkap Dua Truk Muat Kayu Ilegal

Tanah Laut, suarabanua.com Penebangan hutan masih kerap terjadi dikalimantan selatan, kali ini Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan mengamankan dua supir truk yang bermuatan kayu Ilegal.

Dua truk dengan Nomor Polisi DA 1090 TL dan KH 8819 AK diamankan karena memuat 16 kubik kayu bersatus ilegal dengan jenis campuran, kayu maranti, kayu kruing dan kayu jenis mahang dengan panjang 4 meter

Diduga supir truk mengangkut kayu ilegal tersebut melakukan penebangan liar di riam adungan yang masih dalam kawasan Taman Hutan Rakyat milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Dua supir truk berinisial AN dan AF di hadang mobil petugas Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan saat menyetir di jalan holding batu bara Desa Pasir Putih Kecamatan Kintap Kabupaten Tanah laut pada Kamis (09/03) pada pukul 03.00 Wita.

Kasi Bidang Pengamanan Hutan Pantja Satata kepada wartawan menerangkan, bahwa kasus tersebut sudah dilakukan pengintaian dua hari sebelumnya, setelah mendapat laporan dari masyarakat.

“Pada awalnya kita mendapatkan laporan dari masyarakat adanya truk yang sering lalu lalang mengangkut kayu ilegal. Dua hari sebelum penangkapan kita sudah melakukan pengintaian dan benar kita menemukan truk bermuatan kayu. Tepat pada pukul 03.00 malam tadi kita hadang menggunakan mobil patroli,” ungkapnya.

Tidak ada perlawanan dari dua supir truk pada saat penangkapan. Kedua supir langsung dievakuasi petugas ke Kantor Kehutanan Dinas Provinsi Kalimantan Selatan untuk diminta keterangan lebih lanjut.

Sekertaris Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan Rahmaddin menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan, AN dan AF tidak memiliki surat-surat yang lengkap dan melakukan penebangan hutan tanpa izin atau ilegal Loging.

“Saat kita periksa dua orang supir ini tidak memilki dokumen yang lengkap, dan telah melakukan penebangan hutan,” ujarnya.

Rahmaddin melanjutkan, kita akan melakukan pengembangan kasus, dari keterangan pelaku mereka tidal bekerja sendiri saja melaikan memiliki kelompok.

“Sementara dua pelaku kita amankan dulu, selanjutnya kita akan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk melakukan penindakan lebih lanjut tentang kasus ini,” pungkasnya (syd)

No Responses

Tinggalkan Balasan