Sunday 20th May 2018

Golkar Mundur Dari Panitia Hak Angket

Martapura, suarabanua.com – Praksi Partai Golkar menarik diri dari kepanitian hak angket DPRD Kabupaten Banjuar setelah berjalan 80 persen pemeriksaan terhadap dugaan pelanggaran mutrasi ASN oleh Pemerintah Kabupaten Banjar.
Surat yang dilayangkan oleh Praksi Golkar DPRD Kabuapten Banjar perihal penarika atau pencabutan Anggota Pansus Angket berdasarkan perintah Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan selatan melalui Korwil 1 (Bpk. Puar Junaidi) pada tanggal 4 Maret 2018, menarik tiga anggota Pansus Angket DPRD Kabupaten Banjar.
Adapun yang ditarik dari panitian Angkert dewan dari praksi Partai Golkar, Kamaruzzaman, Muhammad Chairil Anwar dan Kasmili.
Hal tersebut dibenarkan oleh Ahmad Rozani ketua Pansus Angket Dewan menurutnya penarikan yang dilakukan oleh partai golkar dari pansus hak angket dewan sah-sah saja, karena itu adalah hak dari partai masing-masing.
“kita disini hanya menjalankan amanah dari keputusan siding paripurna waktu lalu, penarikan anggota pansus juga tidak berpengaruh sedikitpun dengan berjalannya pemeriksaan yang sudah mencapai 80 persen ini,” ujar rozani saat dikonfirmasi pada, Senin (05/03) di Gedung Kantor DPRD Kabupaten Banjar.
Ia melanjutkan, sementara ini panita hak angket masih ada 6 orang, dan kalaupun ada yang ingin menarik diri juga tidak akan berpengaruh dengan kinerja pansus melakukan pemeriksaan hingga selesai.
“ data dan fakta-fakta sudah kita kantongi, jadi tinggal kita meminta pendapat kepada para ahli serta pendapat Bupati Banjar, dan hasilnya nanti akan kita sampaikan di siding paripurna dewan,” jelasnya. (syd)

No Responses

Tinggalkan Balasan