Tuesday 17th July 2018

Dibacok Bakda Salat Subuh, Kader HMI ini Luka Parah

Banjarbaru, suarabanua.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banjarbaru meminta pihak Kepolisian untuk secepatnya menangani kasus pembacokan terhadap salah seorang Korp Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kalimantan Selatan.
Kasus pembacokan yang dialami oleh Seorang aktivis LSM yang juga anggota KAHMI Kalsel Usman Pahero oleh orang tak dikenal di Kabupaten Kotabaru,Jumat, (16/02)
Kejadian terjadi pada saat ia berangkat menggunakan sepeda motor bersama anaknya yang masih duduk di bangku kelas 2 Sekolah Dasar untuk melaksanak sholat subuh di masjid tiba-tiba ia dibacok menggunakan sajam jenis mandau oleh orang yang tidak dikenal dan mengalami luka dibagian punggung dan kepala bagian belakang.
Disampaikan oleh Ketua HMI Cabang Banjarbaru Sudirman, ia mengatkan, bahwa kasus pembacokan terhadap salah seorang KAHMI di Kabupaten Kota baru membuat geram kader HMI Kalsel.
“Kami, Himpunan mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banjarbaru mengutuk keras Tindak Kriminal yang menimpa Kakanda Usman Pahero selaku Presidium MD Kahmi Kotabaru dan Vocalis Aktivis LSM KAPAK Kotabaru,”ujarnya kepada suarabanua.com. pada Sabtu (17/02).
Sudirman meminta, agar pihak kepolisian bisa secepatnya mengungkap dan mengusut kasus pembacokan serta mengetahui apa yang menjadi motif pelaku melakukan penganiayaan terhadap alumni mereka
“Menyikapi kasus ini, kami meminta kepada pihak kepolisian untuk secepatnya mengungkap dan mengusut serta mencari tahu apa yang menjadi motif pembacokan terhadap alumni kami,”pungkasnya
Ia menghimbau seluruh Lembaga maupun berbagai Elemen masyarakat khususnya Aktifis, untuk waspada dan sigap dalam mengambil sikap guna menahan adanya Teror aksi premanisme kepada Aktifis yang mengarah pada tindak kriminalitas sehingga terjadi keresahan di masyarakat, khusunya di Kalimatan Selatan. (syd)

No Responses

Tinggalkan Balasan