Sunday 20th May 2018

Cuaca Buruk Jatuhkan Baliho Bandara Syamsudin Noor

 

Banjarbaru, SB – Dalam kurung minggu-minggu ini kota Banjarbaru sering terjadi hujan lebat yang disertai angin kencang. Senin malam (13/11) hujan dan angin kencang menejrang wilayah landasan ulin dan sekitanya yang mengakibatkan terminl Bandara Syamsudin Noor mengalami keruntuhan dibagian plavon.

Hujan dan angin lebat terjadi sekitar pukul 21.45 Wita, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya saja bagian atap terminal kedatangan Bandara Syamsudin Noor berlobang hingga membanjiri lantai.

Tidak hanya itu, terlihat juga baleho iklan di bagian halaman parkiran mobil juga ikut lepas oleh terpaan angin kencang hingga menjatuhi 2 mobil yang terparkir di bawahnya.

Menurut saksi mana Dayat (24) menuturkan kejadian saat hujan lebat dan angin kencang yang membuat plavon runtuh tidak berlangsung lama, “waktu itu angin memang sangat kencang yang disertai dengan petir, awalnya baleho iklan yang jatuh di depan menimpa mobil baru plavon di ruangan ini runtuh, orang-orang histeris lari menjauh dari reruntuhan itu untuk menyelamatkan diri,”ujarnya.

Setelah usai hujan, para petugas bandara dengan hati hati sibuk membersihkan reruntuhan plavon, aktivitas penerbangan bandara sempat dihentikan sementara karena cuaca hujan desar yang mengaburkan pandangan. Sementara pihak Angkasa Pura masih belum bisa ditemui untuk diminta keterangan.

Secara terpisah, dikonfirmasi Kepala seksi Observasi dan Informasi BMKG (Badan Metereologi Klimatologi dan Geofisika) Kalimantan Selatan Riza Ariana menyampaikan, bahwa kecepatan angin yang terpantau kala itu mencapai 68 knot, “Kira-kira sekitar 68 kilometer per jam. Itu tergolong angin sangay kencang, say tidak heran kalau hujan dan angi kencang menimbulkan kerusakan,” ujarnya.

Prefiksi GMKG Kalsel, intensitas hujan dan angin waktu itu berkisar sedang dan tinggi. Hujan meluas dari Banjarbaru, martapura, Banjarmasin, plaihari dan beberapa wilayah hulu sungai.

Terlihat hujan yang terjadi pada malam hari baru reda saat subuh hari sekitar pukul 5.46 Wita, dan masih membasahi jalanan wilayah banjarbaru. (syd)

No Responses

Tinggalkan Balasan