Friday 22nd June 2018

Bawaslu Banjarbaru Gelar Tes Tertulis Calon Panwascam

Banjarbaru, SB – Badan Pengawas Pemilihan umum Kota Banjarbaru adakan tes tertulis calon anggota Pengawas tingkat kecamatan di Aula Fakultas Tehnik lantai 3 Universitas Lambung Mangkurat Banjarbaru dalam rangka persiapan kota Banjarbaru menghadapi Pemilihan serentak Legislatif dan presiden tahun 2019, Minggu (29/10).
Tes tertulis calon anggota Panwascam ini merupakan langkah selektif yang diadakan oleh Bawaslu dimasing-masing kabupaten kota guna mempersiapkan pengawasan di tingkat kecamatan.
Para calon panwascam diuji dengan beberapa materi, seperti UU 1945, UU Pilkada, dan UU Pemilu terbaru no 7 tahun 2017 dengan waktu 90 menit dari jam 10.15.
Ketua Kelompok Kerja Pembentukan Panwascam yang juga sebagai ketua Pelaksana kegiatan Rian Hidayat menyampaikan bahwa dari peserta yang lolos ditahap verifikasi pendaftaran kemarin ada beberapa orang yang tidak hadir pada tes tertulis kali ini.
“ada beberapa orang yang lolos pada tahap verifikasin namun tidak hadir di tahap tes tertulis, yang hadir hanya 59 orang dari 62 orang yang lolos pada verifikasi kemaren. Setelah ini bagi peserta yang lolos akan lanjut pada tahap tes wawancara, ”ujarnya Rian.
Ketua Bawaslu kota Banjarbaru Ahmad Jajuli mengakui bahwa ada peserta yang tidak ikut ditahap uji tes tertulis tersebut. “ada 3 peserta dari 62 peserta yang lulus verifikasi tidak ikut pada tes ini, jadi mereka yang tidak ikut kita nyatakan gugur,” ungkapnya.
Adapun peserta yang ikut pada tes tertulis ini diambil dari kecamatan-kecamatan, diantaranya Kecamatan Banjarbaru Utara 20 orang, Kecamatan Banjarbaru Selatan 12 orang, Kecamatan Cempaka 14 orang, Kecamatan landasan Ulin 9 orang dan Kecamatan Liang Anggang 6 orang.
Menurut Jajuli pada tes ini hanya akan meloloskan 30 orang saja, itu terdiri dari enam orang yang lolos untuk setiap kecamatan yang akan melanjutkan ke tahap wawancara.
“kita berharap ditahap seleksi ini bisa mencari orang yang memiiki kualitas siap bekerja, memiliki kemampuan pengawasan dan juga memiliki kemampuan laporan pengawasan dan bias bekerja sama dengan baik dengan Bawaslu Kota Banjarbaru,” kayatanya.
Ia mengungkapkan bahwa Banjarbaru masih kekurangan sumber daya manusia, dalam hal ini seleksi calon anggota panwascam yang diikuti kurang dari seratus orang Sebelumnya pihaknya juga sudah mensosialisasikan pendaftaran Panwascam ke kanto- kantor, spanduk bahkan social media, Faceboook, Whatsapp dan Instagram.
Dilihat secara aturan juknis perekrutan anggota panwascam terdiri dari 9 orang pendaftar di setiap kecamatannya, namun dilihat dari adanya kecamatan yang masih minim sumber daya manusianya seperti Kecamatan Liang Anggang yang hanya diikuti oleh 6 orang peserta sehingga pihaknya menurunkan jumlah peserta Panwascam yang lolos seleksi tahap 1 menjadi 6 orang saja.
“Kita Banjarbaru masih kekurangan SDM, terlihat pada seleksi Panwascam kali ini lLiang Anggang yang diikuti calon panwascam hanya ada 6 orang, 2 laki-laki dan 4 perempuan. Namun, dalam menyikapi hal ini kita sudah berkoordinasi dengan Banwaslu Provinsi Kalimantan Selatan dan kita mengurangi kuota Panwascam yang lolos seleksi menjadi 6 orang disetiap kecamatannya,” ungkap ketua Bawaslu Banjarbaru yang akrab disapa bang Jajuli. (syd)

No Responses

Tinggalkan Balasan