Wednesday 20th June 2018

Tim Saber Pungli Polda Kalsel OTT di Dinas Perijinan Banjar

MARTAPURA, SB – Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Tim Saber Pungli Polda Kalsel, Senin (24/7) memgamankan empat pegawai Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Banjar beserta sejumlah uang sebagai barangbukti.

Keempat pegawai yang digiring ke Polda Kalsel untuk diperiksa terkait indikasi pungutan liar (pungli) penerbitan ijin gangguang, atau Hinder Ornante (HO) lebih lanjut itu; YD , Sekretaris DPMPTSP, AM Kabid Perizinan, N yang menjabat sebagai kepala seksi, dan seorang staf berinisial B.

Hamidi salah seorang warga yang hendak mengurus  ijin gangguan sebelum OTT dilakukan mengaku, uang yang ia serahkan ke Bidang Perizinan Tertentu dijadikan bukti OTT oleh petugas.

Menurutnya, uang yang dia setor merupakan biaya untuk mempercepat pengurusan izin gangguan pabrik penggilingan padi miliknya yang ada di Astambul. “Sudah tiga bulan saya mengurusnya, tapi ijinnya belum juga selesai. Jika mau cepat selesai, saya diminta menyetor uang itu,” ungkap Hamdi yang menyebutkan jumlah uang yang akan disetornya sebesar Rp3,8 juta.

Saat ingin dimintai keterangannay oleh sejumlah awak media, Tim Saber Pungli Polda Kalsel yang dipimpin Kasubdit Tipikor AKBP Winardi menolak berkomentar. “Nanti saja langsung Kapolda yang menjelaskan, mereka akan kami mintai keterangan dulu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP, AH Fahri saat dimintai keterangannya pada Selasa (25/07) mengiyakan adanya OTT. “Kebetulan kemaren saya tidak ada di tempat karena sedang ada kegiatan dinas luar,” ucapnya.

Menurutnya,  proses penanganan dugaan pungli yang SOPD yang dipimpinnya diserahkan sepenuhnya pada pihak berwajib. (SB-08/to)

No Responses

Tinggalkan Balasan