Friday 22nd June 2018

Tak Kunjung Cair, Pembinaan Atlet Porprov Terkendala

MARTAPURA, SB – Komisi IV DPRD Kabupaten Banjar untuk kali keempat mengundang pihak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Banjar dalam rapat dengar pendapat, Selasa (11/7). Persiapan jelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalsel 2018, menjadi pembahasan utama dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi H Abdurrahman ini.

Belum dikucurkannya dana hibah pembinaan atlet Kabupaten Banjar pada porprov yang tahun ini akan dihelat di Kabupaten Tabalong pada Oktober nanti, menjadi pembahasan utama rapat. Pasalnya hingga kini, dana hibah pembinaan atlet dari kantong APBD sebesar Rp4,2 Miliar lebih belum juga cair.

Tak kunjung digelontorkannya dana pembinan atlet, menurut Antung Aman, sapaan akrab Gusti Abdurrahman, menjadi kendala besar pembinaan atlet semua cabang olahraga (cabor) yang akan bertanding di ajang porprov.

Antung Aman mengungkapan, rapat mestinya dihadiri Plt Kepala Dispora sebagai yang berwenang mengambil keputusan. Sayangnya, Plt Kepala Dispora yang saat ini dijabat Asisten II Setda Banjar ini tak dapat hadir lantaran sedang mengikuti Diklatpim II. Hanya staf Dispora yang hadir dalam rapat.

“Disampaikan staf saat rapat, dana pembinaan atlet belum dapat dicairkan karena alur yang berbelit-belit. Bahkan sampai harus mendapat persetujuan ke Bagian Hukum. Namun Kabag Hukum mengaku, ini diluar kewenangan dan berkas sudah sampai ke bupati. Sedangkan bupati juga tidak berani mencairkan karena harus membentuk tim khusus hibah,” kata Antung Aman memaparkan berbelitnya proses pencairan dana hibah pembinaan atlet usai rapat.

Dampak lain tertundanya pencairan dana pembinaan atlet, lanjutnya, tentu menambah beban pembinaan yang ditanggung masing-masing ketua cabor. Bagi yang memiliki dana talangan mungkin tidak masalah. Tapi bagi yang tidak punya? Tentu akan mengganggu latihan para atlet. Ditambah lagi gaji untuk para pelatih yang juga harus dibayar.

Menurutnya persiapan sebelum bertanding para atlet harus lebih diperhatikan. Terlebih lagi hanya tersisa dua bulan jelang dimulainya porprov. “Seharusnya Plt Kepala Dispora tidak rangkap jabatan agar dapat fokus untu menghadapi porprov tahun ini,” pungkasnya. (SB-08/to)

No Responses

Tinggalkan Balasan