Sunday 19th August 2018

Pemerintah tetapkan Idul Fitri 2017 pada Minggu

Jakarta – Sidang Isbat menetapkan Idul Fitri 1 Syawal 1438 Hijriah jatuh pada hari Minggu, 25 Juni 2017. Hasil sidang Isbat tersebut disampaikan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dalam jumpa pers di Kantor Kementerian Agama Jalan M.H. Thamrin No. 6 Jakarta, Sabtu (24/6).

Dalam kesempatan sidang yang dinyatakan tertutup, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah M Thambrin menyampaikan laporan hasil rukyat di sejumlah titik di Nusantara. Dalam laporannya, M. Thambrin menyampaikan, laporan rukyat yang masuk kepada panitia sidang isbat Kemenag. H. Mohammad Moa S.Ag, 51 Tahun (Kasi Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kanwil kemenag NTT). H. Abdullah Said Sagran, 60 Tahun (Betua Baznas NTT). 3. Tri Umaryadi Wibowo (BMKG, Kupang, NTT). Keemoat orang tersebut menyatakan melihat hilal dan telah disumpah oleh Muhammad Syaukki, Hakim Pengadilan Agama Kota Kupang, NTT.

Selanjutnya, H. Inwanuddin, 40 Tahun (Ketua Lemabag Falakiyah NU, Gresik, Jawa Timur), dan H. Ahmad Asyhar, 52 Tahun (Pengurus Pondok pesantren Al-Fatih, Surabaya, Jawa Timur). Kedua orang tersebut menyatakan telah melihat hilal, dan telah disumpah oleh Drs. H. Ach. Shofwan MS, Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Gresik,Jawa Timur.

Laporan hasil rukyat tersebut selanjutnya disepakati oleh peserta sidang.

“Dengan demikian malam ini sudah  memasuki 1 Syawal dan mulai takbiran,” ujar Menag.

Menag berharap, Idul Fitri ini kita mampu kembali suci dan menebarkan kasih sayang dan kita tergolong ke dalam orang-orang yang minal aidzin wal faidzin.

Sebelumnya, Tim Hisab Kemenag kepada Menag dan sejumlah duta besar negara Islam serta pimpinan ormas Islam menyampaikan posisi hilal menjelang awal Syawal. Posisi hilal pada saat matahari terbenam Sabtu, 24 Juni 2017M/29 Ramadhan 1438H tinggi hilal berada di 3,88 derajat. Jarak busur Bulan dari Matahari 5,06 derajat, umur hilal 8 jam 15 menit 24 detik, dan FraksIlluminasi hilal 0,29 persen.

Rangkaian sidang ini diawali pemaparan Tim Badan Hisab Rukyat Kemenag, terkait posisi hilal secara astronomis pada 29 Ramadan 1438H/2017. Kemudian acara akan berlanjut ke sidang isbat setelah salat Maghrib.

Sejumlah perwakilan ormas turut hadir dalam sidang Isbat ini yang juga dihadiri oleh perwakilan Duta Besar Negara Islam. Hadir mendampingi Menag dalam memimpin sidang isbat, Ketua MUI KH, Makruf Amin, Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher, dan Plt. Dirjen Bimas Islam Kamaruddin. (kemenag.go.id)

No Responses

Tinggalkan Balasan