Sunday 19th August 2018

Perairan Jalur Rawan Masuknya Narkoba

H Baharlan, Kepala Bidang Lalu Lintas Laut, Angkutan Laut, dan Usaha Kepelabuhan pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Banjarmasin

Baharlan : Kapal Asing harus Diawasi

BANJARMASIN, SB – Peredaran obat-obatan terlarang di Kalimantan Selatan semakin memprihatinkan. Jalur perairan menjadi salah satu pintu masuk obat haram tersebut. Diamankannya 4  juta lebih zenith di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Minggu (21/5) lalu oleh aparat gabungan Bea Cukai, Polda, dan BNN bukti jalur perairan rawan masuknya narkoba.

H Baharlan, Kepala Bidang Lalu Lintas Laut, Angkutan Laut, dan Usaha Kepelabuhan pada Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kelas I Banjarmasin bahkan tak menampik, jalur perairan sangat rawan sebagai lintasan masuknya narkoba. Karena memang tak dipungkiri, kawasan Alur Barito dengan panjang 20 mil, lebar 120 meter ini merupakan jalur yang cukup aman dilintasi kapal asing yang labuh jangkar di muara Sungai Barito.

Dari jalur perairan itu, diungkapkan Baharlan, narkoba potensial dipasok ke daerah Kabupaten Tanah Laut, Kotabaru, dan daerah lain di Kalsel yang memiliki kawasan pesisir.

Lebih lanjut disampaikan dia, saban harinya tak kurang dari 20-30 kapal yang labuh jangkar dan tanpa pengawasan. Kapal-kapal tersebut kosong saat datang, dan kembali berlayar dengan muatan batubara.

Deretan kapal asing yang sedang labuh jangkar itu, menurutnya dapat dilihat dari pesawat. Dan bukan tidak mungkin, di antara puluhan kapal asing itu, narkoba diselundupkan. “Untuk mengantisipasinya harus dilakukan pengawasan, termasuk jalur laut,” ujar Baharlan.

Terkait hal itu, Baharlan mengaku sempat menyampaikannya saat rapat koordinasi persiapan jelang arus mudik dan balik bersama sejumlah instansi, termasuk Polda Kalsel pada Kamis, 8 Juni lalu. Dan untuk merealisasi itu, pihaknya mengaku siap bersinergi. “Kami juga memiliki kapal sendiri yang bisa mendukung dilakukannya  kegiatan pengawasan itu,” tegasnya

 

No Responses

Tinggalkan Balasan