Sunday 19th August 2018

PD Pasar Bantah Itu Pungli

ILUSTRASI – Pungli

MARTAPURA, SB – Dua oknum pegawai Perusahaan Daerah (PD) Pasar Bauntung Batuah, AH dan J yang tertangkap tangan melakukan pungutan liar (pungli) terhadap 34 pedagang di Pasar Wadai Ramadhan Martapura pada Jumat (9/6) lalu masih dalam pemeriksaan Polres Banjar.

Namun saat dikonfirmasi terkait dugaan praktik pungli yang dilakukan keduanya, pihak PD Pasar membantahnya. Menurut Rusdiansyah, Kepala Bidang Operasional yang dikonfirmasi Suara Banua, Senin (12/6), sebelum operasi tangkap tangan terjadi, AH dan J sudah mengundang para pedagang untuk membicarakan dan mengambil kesepakatan tertulis.

“Kami keberatan kalau disebut pungli sebab kami mempunyai bukti besaran yang disepakati itu untuk kebersihan, keamanan, dan ketertiban selama penyelenggaraan pasar wadai ramadhan. Kami hanya ingin mensukseskan  dan meramaikan agar pasar terlihat nyaman dan bagus,” Tepis Rusdiansyah.

Tak hanya itu, menurutnya setoran uang sebesar Rp450 ribu dari tiap pedagang dilakukan lantaran tidak tersedianya anggaran pada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk melengkapi sarana dan prasarana lainnya. Pun uang yang terkumpul digunakan untuk membuat pintu gerbang, pagar batas, spanduk, dan keperluan pedagang seperti sarung tangan, celemek taplak meja, tempat sampah, jaga malam, ATK dan lainya.

“Apa yang kami lakukan tidak lain hanya untuk memeriahkan gelaran pasar wadai  agar terlihat bagus. Paling tidak terlihat lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Intinya kami bisa pertanggungjawabkan uang itu,” tutupnya. (SB-08).

No Responses

Tinggalkan Balasan