Friday 22nd June 2018

Terapkan E-Tilang, Polisi Blusukan ke Pasar

BARABAI – Tiap hari Rabu, Kejaksaan Negeri Barabai selalu dipenuhi masyarakat yang berniat membayar tilang. Tak lebih 1 menit, tiap warga yang terjaring melanggar peraturan lalu lintas itu tuntas menyelesaikan pembayaran, cepatnya layanan itu karena penerapan e tilang diberlakukkan sejak 11 Januari 2017 silam.

Dengan e tilang, pelanggar lalu lintas pun tak wajib hadir ke Pengadilan Negeri Barabai seperti yang selama ini berlaku. Bahkan, nominal denda yang harus dibayar bisa diakses melalui online di website pengadilan.

“Pembayaran tilang di Kejaksaan Negeri Barabai bisa tunai maupun transfer, kami juga membuka counter Bank untuk memudahkan membayar. Sedangkan barang bukti bisa juga diambil di kantor kami setelah membawa bukti pembayaran,” kata Ujang, Kasi Pidum Kejari Barabai, Ujang, kemarin.

Terpisah, Polres HST pun terus menggiatkan pengetahuan masyarakat tentang tilang elektronik tersebut. Salah satunya melalui sosialisai ke pedagang dan pengunjung pasar Keramat Barabai, kemarin siang. Kegiatan ini masih dalam rangka Operasi Patuh Intan 2017 yang masih berlaku sampai hari ini.

Kaurbinops Lantas Polres HST Ipda Rojikin bersama anggota Sat Lantas Polres HST mengaku sengaja ke pasar dan blusukan untuk mengenalkan e-tilang kepada masyarakat. Pasar jadi tempat strategis pasalnya, jadi wadah berkumpulnya warga HST sehingga sangat efektif.

“Apabila melanggar dan mendapatkan tilang dari petugas kami, silahkan minta blangko biru apabila ingin membayar melalui e tilang. Tanpa hadiri sidang, pelanggar bisa langsung memproses pembayaran akibat kelalaiannya melanggar peraturan di jalan,” pungkasnya.

Pemberlakukan e tilang berbasis online yang diterapkan kepolisian juga disinggung oleh Ketua PN Barabai Riyono. Menurutnya, proses pembayaran tilang saat ini tidak lagi ribet. Dengan adanya aturan baru ini, diharapkan proses penilangan tidak lagi menyita waktu pelanggar.

“Dahulu dicatat dengan manual di atas secarik kertas blanko atau surat tilang. Sekarang pengendara yang melanggar akan dicatat langsung melalui aplikasi yang sudah dipunyai oleh kepolisian. Jadi lebih transparan,” pungkasnya.(mam)

No Responses

Tinggalkan Balasan