Friday 22nd June 2018

Waduh, Veneus Futsal Belum Siap

Ketua AFP KALSEL H Hadimutsal

SUARABANUA.COM-BANJARMASIN, – Venue Futsal yang disiapkan panitia untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Kalimantan Selatan di Tabalong dinilai belum memenuhi standarisasi. Hal ini yang memicu digelarnya rapat koordinasi Asosiasi Futsal Provinsi Kalimantan Selatan (AFP) Kalsel akhir pekan lalu,Sabtu (29/4),

Ketua AFP Kalsel, H Anwar Hadimi mengatakan, mengacu kepada hasil Rapat AFP Kalsel dan berdasarkan penjelasan tim panitia penyelenggara Porprov cabang Futsal, bahwa untuk fasilitas lapangan atau gedung, pihak penyelenggara sudah memiliki venue yang baik, namun dilihat dari luas hanya bisa digunakan untuk satu lapangan saja.
  “Luas lapangan yang dimiliki Tabalong untuk venues futsal nantinya 40X60, sementara untuk standart lapangan yang diwajibkan menimal 20×40. Jadi, luas lapangan dinilai memang memadai,” ucap Hadimi.
Namun karena, pada ajang Porprov kali ini akan dipertandingkan putra dan putri,tambah Hadimi,maka panitia diminta untuk menyediakan dua lapangan.
“Selain diikuti13 kabupaten/kota, penyelenggaraan kali ini dinilai sedikit berbeda karena mempertandingkan putra dan putri,” ungkapnya.
Adapun hal pokok pembahasan kebanyakan mengenai peraturan, sistem dan apa saja yang diperlukan dalam penyelenggaraan.
Untuk itu, kesiapan venues banyak menjadi tuntutan utama dari peserta yang mengharapkan  pertandingan memiliki standart nasional, karena Porprov mengacu pada aturan nasional.
“Kebanyakan peserta menghendaki pertandingan dilakukan di lapangan standar yakni 20×40. Terserah indoor atau outdoor, asal ada kelengkapan ruang ganti, kamar mandi dan fasilitas penunjang lainnya,” katanya.
salah satu yang menjadi pembahasan pada rapat ini, belum standarnya lapangan yang akan digunakan, karena luas dan lebarnya dianggap tak memenuhi standart pertandingan nasional.
Sementara mengenai masalah teknis, salah satunya terkait standarisasi lapangan, hal ini menurutnya akan diserahkan kepada tim Monev dari KONI Kalsel yang akan menilai kelayakan venue.
“Jadi semuanya kita kembalikan ke tim Monev, mereka nantinya yang menentukan layak atau tidaknya,” tuturnya. (MH)

No Responses

Tinggalkan Balasan