Friday 22nd June 2018

Kenapa Ya.. Kotabaru Minta KEK

Rapat Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Kantor Gubernur Kalsel. (foto:banjarmasinpost.co.id)

SUARABANUA.COM, KOTABARU- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotabaru, gelar expose studi kelayakan terkait Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di tingkat Provinsi yang berlangsung di Aula Kantor Gubernur Kalsel, Senin (10/04).

Wakil Bupati Kotabari Ir Burhanuddin menjelaskan, keberadaan KEK di Pulau Laut mempunyai dampak yang sangat baik untuk mendorong investasi dengan insentif dalam pembangunan di daerah. Apalagi, Pulau Laut berada di lokasi strategis dekat dengan jalur perdagangan atau pelayaran internasional dan memiliki potensi ekonomi unggulan yang berada di dalam atau dekat dengan kawasan.

“Pulau Laut sangat strategis untuk bisa dijadikan sebagai KEK dan tentunya juga akan mendorong berbagai investasi untuk kemajuan pembangunan kedepan,” tuturnya.

Hal lain disampaikan Ketua DPRD Provinsi Kalsel Hj. Noormiliyani AS, SH, pemerintah mempunyai tekad mendorong pemerataan pembangunan dan KEK jangan dilihat sebagai sebuah kawasan atau wilayah saja, akan tetapi fasilitasi sejumlah insentif untuk mendorong pembangunan di daerah.

“Jadi ini merupakan insentif bagi daerah dan pelaku usaha agar mau berinvestasi di daerah, termasuk kawasan pinggiran,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, Pulau Laut secara umum sebenarnya sudah pernah masuk dalam kajian untuk dibuat KEK. Satu dekade silam, lanjutnya, Kabupaten Kotabaru pernah diusulkan tetapi tidak ditindaklanjuti dengan serius. Untuk itu, jika Kabupaten Kotabaru ingin mengajukan KEK sebaiknya harus dilakukan dengan serius hingga terwujud.

“Ada sejumlah syarat dan ketentuan dalam mewujudkan KEK agar jangan sampai sudah ditetapkan lalu tidak aktif atau mubadzir,” tambahnya berharap.

Sekedar informasi, untuk lokasi KEK sendiri akan di pusatkan di daerah Mekar Putih Kecamatan Pulau Laut Barat Kotabaru, hingga sekarang upaya-upaya untuk merealisasikannya terus dilakukan guna perkembangan wilayah.

Kawasan tersebut sebagai suatu wilayah dimana berbagai jenis industri dapat dibangun, tumbuh dan berkembang. KEK berperan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang menggerakkan sebuah wilayah bahkan bisa berpengaruh secara nasional.

Pulau Laut sudah cukup lama dinilai memiliki potensi yang dapat dikembangkan sebagai salah satu Kawasan Ekonomi Khusus di Indonesia. Terletak disebelah tenggara dari Pulau Kalimantan, Kotabaru berpotensi untuk pengembangan KEK beberapa studi dan kajian sudah dilakukan sebelumnya oleh berbagai pihak bekerjasama dengan Pemkab Kotabaru.

Pemerintah Kotabaru telah memberikan penawaran kerjasama kepada PT Indonesia Bulk Terminal (IBT) dan PT Pelabuhan Indonesia III, untuk mengembangkan dan mengoperasikan KEK di Pulau Laut. Studi kelayakan ini dalam rangka mempertajam kajian-kajian yang telah dilakukan sebelumnya khususnya dari perspektif bisnis dan penerapan KEK sangat diperlukan untuk mempercepat pembangunan dan pemerataan di daerah.

Sebelumya, pada Februari 2017 lalu, Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kotabaru, juga telah menggelar pemaparan studi kelayakan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), menindak lanjuti surat dari Direktur PT Indonesia Bulk Terminal (IBT), 10 Februari 2017, terkait permohonan melakukan pemaparan studi kelayakan pengembangan KEK Mekar Putih.

Turut berhadir mewakili Gubernur Kalsel, Asisten II Bidang Perekonomian Pembangunan Ir Hermansyah M Si, Ketua DPRD Kalsel Burhanudin, Wakil Bupati Kotabari Ir Burhanuddin, Ketua DPRD Kotabaru Hj Alfisah serta perwakilan perusahaan dari PT Adaro, PT Pelindo III dan dari SOPD Pemrpov dan Pemkab Kotabaru. (FR)

No Responses

Tinggalkan Balasan