Tuesday 21st August 2018

Owh. Menteri Agama Kumpulkan Ulama Se-Kalselteng

Menteri Agama Lukman Hakim menandatangani prasti pembangunan asrama pondok (foto: istimewa)

SUARABANUA.COM, MARTAPURA  – Untuk mencegah terus berkembangnya paham islam radikalisme di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,  Menteri Agama Republik Indonesia Lukman Hakim Saifuddin mengajak umat Islam menjunjung tinggi nilai Agama Islam.

Lukman Hakim membuka Halaqah ulama se Kalimantan Selatan dan Tengah, sekaligus peresmian asrama baru Al-Amin 5 pondok pesantren (ponpes) Darul Hijrah oleh, senin (10/04). Pada halaqahnya itu, Lukman juga  mengajak umat Islam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),

“Kita sebagai pemuda penerus generasi, mesti teliti dan cerdas dalam menyikapi perkembangan teknologi agar kita terhindar dari sikap merasa benar lalu menyalahkan sesamanya. Islam sebagai agama yang besar di Indonesia, ulama punya peran yang sangat penting untuk menyampaikan kepada umat untuk lebih teliti dan cerdas dalam menyikapi segala bentuk model perbedaan,” ujarnya.

Tidak hanya itu saja, Lukman juga mengingatkan agar jangan sampai  terpengaruh oleh pihak-pihak yang ingin menghancurkan dari sisi agama. Mesti toleran dengan perbedaan yang ada di Indonesia, bukan untuk saling membedakan.

Lukman juga mengatakan, perkembangan zaman yang melahirkan kecanggihan dalam bidang teknologi di dunia maya yang menyebarkan berita-berita radikal, memiliki potensi memecah belah suatu negara. Ponpes harus menjadi tameng untuk generasi muda yang teliti dan cerdas menyikapinya.

“Khalifah Usman bin Affan mengalami tragedi tragis pada akhir hidupnya, ia dibunuh oleh seorang muslim yang juga tahfis Quran. Dari kejadian tersebut, ada hikmah pelajaran yang mesti kita ambil pada cerita Usman, agar umat kita sekarang tidak terpecah hanya karena perbedaan pendapat dan tafsir,”  lanjut Lukman Hakim.

Lukman berharap, asrama baru ini menjadi lahan besar motivasi. Makin banyaknya orang tua yang ingin memondokkan anaknya mendalami ilmu agama, maka harus makin banyak juga  mencetak generasi penerus, generasi pemimpin yang mampu ikut serta membangun Indonesia.

Halaqah ditutup dan dilanjutkan dengan menekan tombol dan penandatangan prasasti sebagai tanda resmi untuk asrama baru Al-Amin 5 Ponpes DH oleh Menteri Agama.

Seperti diketahui, Ponpes Darul Hijrah memiliki 1.700 santri didik dan 150 tenaga pengajar, mulai dari ilmu agama sampai ilmu pelajaran umum. Kini Ponpes Daraul Hijrah memiliki asrama baru dengan 3 tingkat dengan 24 kamar, 2 toilet dan kamar mandi sudah tersedia di setiap kamar yang mampu menampung 30 santri setiap kamarnya.

Pada peresmian asrama tersebut, Menteri Agama RI Lukman Hakim sekalikus mengisi rangkaian acara Halaqah Ulama se Kalselteng bersama KH. Jarkasyi Hasbi, Lc. Pimpinan pondok DH, KH. Husin Nafarin ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan,  Ketua Majelis Ulama Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah Mahlan Umar, Rektor kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Pangeran Antasari Banjarmasin Fauzi Aseri. (SB-08)

No Responses

Tinggalkan Balasan