Friday 22nd June 2018

Ini Penyebabnya Peserta Simulasi UNBK Gusar

Ilustrasi, Ujian Nasional Berbasis Komputer (foto: Riaubook.com)

MARTAPURA – Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat sekolah menengah di Kabupaten Banjar masih terkendala sarana dan jaringan. Gambaran itu terlihat jelas saat digelar simulasi Computer Based Test (CBT) yang diikuti 242 siswa SMPN 1 Martapura, mereka terpaksa menumpang ke SMAN 1 Martapura.

Simulasi perdana di Kabupaten Banjar ini menghadapi banyak masalah dan dikeluhkan pelajar kelas 9 seusai mengerjakan 2 mata pelajaran. Pelajar ini gusar akibat loading server yang sangat lelet kendati sudah benar memasukan sandi dan nama di komputer.

Selain jaringan lelet, jumlah komputer yang tersedia di SMAN 1 Martapura sangat terbatas yaitu 312 unit. Sarana ini secara visual sangat kurang jika seharusnya 3 sekolah yang seharusnya ikut simulasi ke SMA 1 Martapura yaitu SMP 2 Martapura yang tercatat sebanyak 129 siswa dan 83 pelajar dari SMP Terbuka Martapura.

Kekurangan sarana itu mengakibatkan panitia UNBK membatalkan ikut simulasi pada serta ujian sesungguhnya di UNBK pada 2017 ini. Peserta yang gagal mengikuti UNBK tetap ikut ujian manual berbasis kertas ataa Paper Based Test (PBT).

”Total 424 peserta ang harusnya ikut simulasi UNBK, namun sarananya hanya 312 sehingga 112 siswa gagal ikut simulasi,” kata Proktor UNBK Kabupaten Banjar Syaiful Yasan, kemarin di SMAN 1 Martapura.

Dari total 20 SMP se Kabupaten Banjar yang sedianya bisa mengikuti UNBK, hanya 11 sekolah yang bisa ujian berbasis komputer tersebut. Sisanya atau sebanyak 9 SMP terpaksa dibatalkan. Keputusan itu diambil akibat ketersediaan sarana yang masih kurang.

Ramayandi, siswi SMP 1 Martapura mengakui jaringan yang lelet setelah mencoba membuka soal di komputer. Setelah memasukan sandi dan nama, loadingnya sangat terlambat sedangkan waktu mengerjakan ujian terbatas yaitu sekitar 2 jam. UNBK ini, ujarnya adalah pengalaman pertama bagi siswa SMP “Insya Allah bisa saja menjawab, tapi yang bikin stres justru jaringan yang sangat lelet,” pungkasnya.(SB-06/SB-01)

No Responses

Tinggalkan Balasan