Wednesday 20th June 2018

Seribu Siswa Tak Bisa UNBK, Ini Penyebabnya.

H Fendie, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama

BANJARMASIN, SB – Menjelang Ujian Nasional, Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin mempersiapkan sekolah-sekolah yang akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Tingkat SMP/MTs sederajat.

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Menengah Pertama (SMP), H Fendie, S.Pd M.Pd disela-sela kerja beliau menuturkan, persiapan sudah dilakukan sejak 5 Januari lalu, untuk memastikan sekolah yang bisa ikut UNBK dan sekolah yang tidak bisa ikut melaksanakan UNBK.

Diketahui bahwa seluruh Sekolah Menengah Pertama, (SMP) di Kota Banjarmasin siap melaksanakan UNBK. Sedangkan Madrasah Stanawiyah (MTs) hanya 2 sekolah saja yang bisa mengikuti UNBK, yaitu MTsN Banjar Selatan 2 dan MTsN Banjar Selatan 1, selebihnya dengan Ujian Pensil Kertas.

Setelah pendataan, daya tampung SMP/MTs yang ikut UNBK tidak mencukupi karena daya tampungnya hanya sekitar 5 ribu. Sedangkan siswa yang mengikuti UNBK mencapai 6 ribu lebih, sekitar seribu siswa yang tidak dapat mengikuti UNBK. Siswa tersebut dikembalikan ke sekolah masing-masing untuk menggunakan Ujian Pensil Kertas.

Dalam pelaksanaannya, UNBK ada dua, yakni Ujian Mandiri yaitu sekolah menyelenggarakan UNBK sendiri. Kedua, Sekolah menginduk yaitu sekolah yang tidak melaksanakan UNBK sendiri di sekolahnya, tapi ikut di tempat lain.

Kendala yang dihadapi adalah tidak dapat dilaksanakannya secara keseluruhan, karena daya tampung fasilitas dan sarana prasarana yang ada di SMP/MTs terbatas, tidak sebanding dengan jumlah siswa yang mengikuti ujian.

“Karena UNBK hanya dilaksanakan maksimal tiga gelombang. Itupun siswa sudah seharian mengantri,” ujarnya.

Fendie mengharapkan, tahun depan fasilitas dan infrastruktur UNBK di seluruh SMP/MTs bisa dipenuhi pemerintah Pusat, agar bisa melaksanakan UNBK Mandiri. (SB-10/SB-01).

No Responses

Tinggalkan Balasan