Tuesday 21st August 2018

Audiensi KPPU dan Pemkab Banjar

Audensi Bupati Banjar, Satuan Kerja Perangkat Daerah dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) (foto: Istimewa)

Martapura – Ritel modern atau Mini Market yang saat ini mulai menjamur di Kabupaten Banjar akan di tata ulang. Cara ini untuk menjaga persaingan usaha yang tidak seimbang dengan pengusaha tradisional sehingga tidak saling berbenturan serta tidak ada korban dari maraknya usaha berjaringan tersebut di bumi serambi mekah.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Bupati Banjar H Khalilurrahman bersama SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Kamis (23/2) pagi di Mahligai Sultan Adam Martapura. Audiensi tersebut mencari solusi terkait toko modern,sehingga kehadiran toko modern tidak mengorbankan usaha lain.

H Khalilurrahman Bupati Banjar berharap, penataan ritel modern sangat perlu dilakukan. Dijelaskannya, Peraturan Bupati Banjar Nomor 16 Tahun 2014 tentang Peraturan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan serta Toko Modern di Kabupaten Banjar telah direvisi menjadi Peraturan Bupati Nomor 40 Tahun 2016.

“Aturan ini bertujuan menata ritel atau toko modern yang berada di Kabupaten banjar,” ujarnya.

Pertemuan tersebut, ujarnya menindaklanjuti saran tentang persaingan usaha. Pemerintah sangat berharap, terjadi persaingan sehat sehingga perlu diatur tata kelola toko modern di tanah Banjar.(SB-03/SB-02)

No Responses

Tinggalkan Balasan